<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Plasa Indigo &#187; News</title>
	<atom:link href="http://plasaindigo.com/category/news/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://plasaindigo.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Jun 2011 04:29:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Launching Indigo Fellowship 2011</title>
		<link>http://plasaindigo.com/2011/06/16/launchingindigo-fellowship-2011/</link>
		<comments>http://plasaindigo.com/2011/06/16/launchingindigo-fellowship-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Jun 2011 03:37:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Indigo</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://plasaindigo.com/?p=472</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 2011, Telkom Group kembali mempersembahkan program Indigo Feloowship 2011 dan Indigo Fellowship Award 2011 pada tanggal 16 juni 2011.  Tema yang diusung Indigo Fellowship 2011 adalah ”Digital Creativepreneur for Nation Competitiveness”. Para pemenang Indigo Fellowship 2011 akan masuk ke dalam tahap inkubasi teknis dan bisnis yang selanjutnya dinamakan Indigo Venture. Di sini Telkom akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Tahun 2011, Telkom Group kembali mempersembahkan program Indigo Feloowship 2011 dan Indigo Fellowship Award 2011 pada tanggal 16 juni 2011.  Tema yang diusung Indigo Fellowship 2011 adalah ”<em>Digital Creativepreneur for Nation Competitiveness”</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">Para pemenang Indigo Fellowship 2011 akan masuk ke dalam tahap  inkubasi teknis dan bisnis yang selanjutnya dinamakan Indigo Venture. Di  sini Telkom akan memberikan semacam <em>financing </em>kepada pemenang  dalam mengembangkan karyanya. Karya kreatif yang berhasil menjadi  pemenang juga mendapatkan kesempatan mengeksplorasi semua kapabilitas <em>platform</em> Telkom yang ada serta melakukan kegiatan  bersama di lingkungan Telkom Group.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada 2011 ini diharapkan 500 peserta dan karya kreatif bisa masuk ke  meja dewan juri untuk diseleksi. Guna menyeleksi semua karya yang masuk,  Telkom Group melibatkan para juri dari kalangan praktisi dan akademisi  yang ahli dibidangnya. Total jumlah juri 20 orang.</p>
<p style="text-align:justify;">Proses program, jadwal pelaksanaan, hingga cara untuk ikut serta dalam program ini, dapat dilihat di: <a href="http://fellowship.plasaindigo.com/">FELLOWSHIP.PLASAINDIGO.COM</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://plasaindigo.com/2011/06/16/launchingindigo-fellowship-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bangun Kecerdasan Bangsa di Serang</title>
		<link>http://plasaindigo.com/2010/07/16/bangun-kecerdasan-bangsa-di-serang/</link>
		<comments>http://plasaindigo.com/2010/07/16/bangun-kecerdasan-bangsa-di-serang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2010 09:06:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Indigo</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://plasaindigo.com/?p=231</guid>
		<description><![CDATA[Telkom dan Republika kembali menggelar pelatihan tahap 4 angkatan ke-9 tahun 2010, untuk guru &#38; tenaga pendidik. Pelatihan ini mengangkat tema “Bangun Kecerdasan Bangsa, Bagimu Guru Kupersembahkan”, berlangsung selama 2 hari, di Hotel Mahadria, Serang Banten, pada Kamis-Jum’at (15-16/7). Kegiatan yang diikuti sekitar 70 guru SD, SMP &#38; SMU ini, bertujuan untuk mendorong guru-guru di Indonesia, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Telkom dan Republika kembali menggelar pelatihan tahap 4 angkatan ke-9 tahun 2010, untuk guru &amp; tenaga pendidik. Pelatihan ini mengangkat tema “Bangun Kecerdasan Bangsa, Bagimu Guru Kupersembahkan”, berlangsung selama 2 hari, di Hotel Mahadria, Serang Banten, pada Kamis-Jum’at (15-16/7). Kegiatan yang diikuti sekitar 70 guru SD, SMP &amp; SMU ini, bertujuan untuk mendorong guru-guru di Indonesia, khususnya Banten, untuk lebih berkualitas, kreatif dan menjadi teladan. Turut hadir pada kesempatan tersebut, mewakili PT. Telkom, Manager Area Serang, Achmad Satriagunawan, Pimpinan Redaksi Republika, Dedy Suparyadi, dan Kabiro Humas Protokoler Pemda Banten, Nandi Mulya.</p>
<p>Achmad Satriagunawan mengundang para peserta yang hadir untuk bergabung dengan BLC (Broadband Learning Center), di lingkungan Telkom Area Serang, yaitu, di Ciruas, Masjid Agung Banten Lama, Rangkas Bitung, Pandeglang dan Ciboleger Baduy Luar. Acara yang dipandu langsung oleh Pimpinan Redaksi Republika ini, dikemas secara interaktif agar peserta dapat langsung bertanya-jawab dengan pemateri. Di hari pertama, penyelenggara menghadirkan pemateri, antara lain; seorang seniman, Putu Wijaya, dengan materi Proses Kreatif, Tim Telkom Area Serang yang menyajikan internet conection &amp; surfing, Inspirator Sukses Mulia, Jamil Azzaini, yang memaparkan motivasi, dan AM Telkom yang menerangkan Siap Online.</p>
<p>Ada hal yang menarik dari paparan Putu wijaya. Dikatakannya bahwa kreativitas adalah kemampuan untuk mencari sesuatu yang berbeda, dan untuk menimbulkan kreativitas, tumbuhkan dulu rasa cinta terhadap kreativitas itu sendiri.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://plasaindigo.com/2010/07/16/bangun-kecerdasan-bangsa-di-serang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peluncuran Indigo Fellowship 2010</title>
		<link>http://plasaindigo.com/2010/05/26/indigo-fellowship-2010/</link>
		<comments>http://plasaindigo.com/2010/05/26/indigo-fellowship-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 08:30:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Indigo</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://plasaindigo.com/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini, Rabu 26 Mei 2010, Telkom Group meluncurkan program Indigo Fellowship 2010 dan Indigo Fellows Award 2010. Peluncuran dilakukan dalam bentuk Press Conference yang dilakukan di Djakarta Theatre. Acara diawali dengan ramah tamah dan networking, mempertemukan kalangan industri kreatif, media, ICT stakeholder, dan pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program-program Indigo tahun 2010 ini. Untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini, Rabu 26 Mei 2010, Telkom Group meluncurkan program Indigo Fellowship 2010 dan Indigo Fellows Award 2010. Peluncuran dilakukan dalam bentuk Press Conference yang dilakukan di Djakarta Theatre.</p>
<p>Acara diawali dengan ramah tamah dan networking, mempertemukan kalangan industri kreatif, media, ICT stakeholder, dan pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program-program Indigo tahun 2010 ini. Untuk Indigo Fellowship, Telkom Group melakukan kerja sama operasional dengan MIKTI (Masyarakat Industri Kreatif TI), sementara untuk Indigo Fellows Award, Telkom Group bekerja sama dengan Warta Ekonomi.</p>
<p>Para juri dipilih dari berbagai kalangan, baik dari akademisi, pelaku dan pebisnis industri kreatif, dan tokoh-tokoh lain yang memiliki peran besar dalam pengembangan industri kreatif nasional, memiliki passion untuk membantu mengangkat potensi-potensi baru industri kreatif digital, serta bersedia menyumbangkan pikiran, energi, dan waktunya nya yang berharga dalam proses yang panjang dan tidak sederhana ini. Ketua Dewan Juri untuk Indigo Fellowship adalah Richard Kartawijaya, ex-CEO Microsoft Indonesia, yang juga merupakan satu nama besar dalam pengembangan perangkat lunak dan bisnis teknologi informatika di Indonesia. Sedangkan ketua Dewan Juri untuk Indigo Fellows adalah Mario Alisyahbana, CEO Warta Ekonomi.</p>
<p>Kegiatan press conference diawali dengan paparan program oleh Widi Nugroho, PJS Executive General Manager Divisi Multimedia Telkom Indonesia. Widi memaparkan program Indigo yang telah dilaksanakan beberapa tahun ini, termasuk Indigo Fellowship dan Indigo Fellows Award yang tahun ini memasuki tahun kedua. Berikutnya disampaikan testimoni dari peserta-peserta tahun sebelumnya. Testimoni Indigo Fellows Award disampaikan oleh Hemat Dwi Nuryanto, yang sekaligus memaparkan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukannya, misalnya program e-Broadcast, yang memungkinkannya terpilih sebagai salah satu Indigo Fellows di tahun 2009 lalu. Testimoni Indigo Fellowship disampaikan oleh Thomas Ivantoro, salah satu pemenang Indigo Fellowship 2009, yang saat itu menampilkan kreasinya berupa produk SEMAR (Sistem Management Retail) yang sangat berguna dalam membantu transaksi bisnis SME dan berbagai bisnis retail lainnya. Berikutnya paparan proses program disampaikan oleh para Dewan Juri. Untuk Indigo Fellows Award disampaikan oleh Sapto Anggoro, dan untuk Indigo Fellowship disampaikan oleh Andi Zaki, mewakili Richard Kartawijaya.</p>
<p>Mewakili Telkom Group, CIO Telkom Indra Utoyo tampil memaparkan latar belakang dan tujuan Telkom menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang dikemas dalam platform Indigo ini. Bahkan sebelum transformasi Telkom ke bisnis TIME (telecommunication, information, media, edutainment), Telkom telah memasukkan pengembangan industri kreatif digital sebagai bagian dari strategi bisnisnya. Dukungan melalui platform Indigo ini dilakukan sejak dalam proses produksi, distribusi, promosi, dan edukasi. Walaupun misinya tetap terfokus, namun kegiatan Indigo sendiri memiliki spektrum luas, dari kegiatan CSR dan pengembangan komunitas, penyusunan benchmark melalui kompetisi semacam Indigo Fellowship ini, inkubasi dan agregasi bisnis content &amp; aplikasi digital, hingga pengembangan Indigo Planet yang mewadahi berbagai content &amp; aplikasi hasil karya pekerja kreatif digital. Presentasi Indra Utoyo tampak berbeda, karena dilakukan dengan teknologi Augmented Reality yang memadukan posisi presenter di atas panggung ke dalam bagian dari presentasi di layar.</p>
<p>Setelah sesi tanya jawab, CIO Indra Utoyo melakukan peresmian Indigo Fellowship 2010 dan Indigo Fellows Award 2010 dengan melepaskan anak panah digital ke arah layar. Dari busur di tangannya, anak panah melesat ke dalam layar sebagai panah digital, yang secara jitu menyasar ke sebuah obor besar, lalu menyalakan api semangat industri kreatif digital di dalamnya.</p>
<p>Maka dimulailah Indigo Fellowship 2010, dan Indigo Fellows Award 2010.</p>
<p>Proses program, jadwal pelaksanaan, hingga cara untuk ikut serta dalam program ini, dapat dilihat pada situs yang khusus dibuat untuk kegiatan ini: <a href="http://fellowship.plasaindigo.com">FELLOWSHIP.PLASAINDIGO.COM</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://plasaindigo.com/2010/05/26/indigo-fellowship-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Santri Indigo di Garut</title>
		<link>http://plasaindigo.com/2010/05/24/santri-indigo-di-garut/</link>
		<comments>http://plasaindigo.com/2010/05/24/santri-indigo-di-garut/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 May 2010 07:09:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Indigo</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Santri Indigo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://plasaindigo.com/?p=160</guid>
		<description><![CDATA[Telkom Indonesia menyelenggarakan pelatihan Santri Indigo bagi komunitas pesantren, pada 18 dan 19 Mei 2010 di Pondok Pesantren Kresek, Cibatu, Kabupaten Garut. Santri Indigo merupakan program unggulan Telkom yang memfasilitasi para santri dari pondok pesantren melakukan dakwah di dunia maya. Melalui program tersebut Telkom memfasilitasi dan melatih pemahaman serta keterampilan para santri dalam memanfaatkan kemajuan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Telkom Indonesia menyelenggarakan pelatihan Santri Indigo bagi komunitas pesantren, pada 18 dan 19 Mei 2010 di Pondok Pesantren Kresek, Cibatu, Kabupaten Garut.  Santri Indigo merupakan program unggulan Telkom yang memfasilitasi para santri dari pondok pesantren melakukan dakwah di dunia maya. Melalui program tersebut Telkom memfasilitasi dan melatih pemahaman serta keterampilan para santri dalam memanfaatkan kemajuan di bidang ICT, termasuk misalnya membuat dan mengelola blog.</p>
<p>Dalam pelatihan ini para santri diberi motivasi dan pengetahuan tentang manfaat Internet untuk berdakwah, belajar cara akses Internet, belajar bagaimana menggunakan Internet, belajar membuat web blog di Internet yang pada target akhir akan digunakan untuk berdakwah di dunia cyber. Para peserta dan alumni kegiatan tersebut diberi sebutan Santri Indigo, yaitu santri yang berkarya dan berbudaya digital, mengedepankan mentalitas positif dalam mencipta dan berkarya, dan membina silaturahim dengan membentuk Indonesia Digital Community (Indigo).</p>
<p>Program Santri Indigo berawal pada tahun 2008 dan telah dilaksanakan di sebelas pondok pesantren yaitu Pondok Pesantren Al-Hamidiyah Depok, Pondok Pesantren Al-Ikhsan Balendah Bandung, Pondok Pesantren Daar-El Qolam Tangerang Banten, Pondok Pesantren Darussalam Ciamis Jawa Barat, Pondo Pesantren Kempek Palimanan-Cirebon, Pondok Pesantren Alquran KH Abdullah Syafi’ie, Pulo Air, Sukabumi Jawa Barat, Pondok Pesantren Yayasan Ali Maksum – Krapyak- DI Yogyakarta, Pesantren Attaqwa Bekasi Jawa Barat, Pondok Pesantren Modern Al-Quran Pekalongan, Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, Pondok Pesantren Al-Ittihaad Purwokerto.</p>
<p>Mengapa harus santri? Pondok Pesantren merupakan sekolah plus, selain pendidikan umum para santri juga mendapat pendidikan keagamaan, artinya para santri memiliki ilmu yang lebih dibanding sekolah umum. Di samping itu para santri telah dibekali dengan ilmu keagamaan dan akhlak yang cukup sehingga ketika diberi &#8216;pisau Internet&#8217; para santri dapat memilah dan memilih mana yang bermanfaat dan yang mudharat. Masuknya Internet di pondok pesantren untuk menunjukkan bahwa santri mampu berkarya dan menerima modernisasi untuk kegiatan dakwah yang mendunia.</p>
<p>Pelatihan yang bertajuk Internet Pesantren Wahana Syiar Digital ini telah menghasilkan alumni sebanyak 1.150 santri Indigo yang terbagi dalam sebelas angkatan. Setiap angkatan diikuti oleh 75 sampai 100 peserta terdiri dari 60 santri dan sisanya ustadz sebagai pembimbing yang berasal dari 30 pesantren dan sekolah Aliyah di kota-kota yang terpilih menjadi tuan rumah.</p>
<p>Pelatihan ini selalu diawali dengan motivasi yang diberikan oleh para tokoh yang bisa memberi semangat dan wawasan teknologi kepada santri tentang pentingnya Internet untuk dakwah yang global. Di Depok misalnya, walikota Depok H Nurmahmudi Ismail memberi motivasi kepada para santri untuk berdakwah di dunia Internet. Di Ciamis, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mendorong agar santri tidak gagap teknologi dan dapat mengikuti teknologi mutahir Internet. Di Pesantren Kempek &#8211; Palimanan Cirebon, Prof Jimly Assidiqi disamping memberi wawasan tentang teknologi cyber juga memamerkan bagaimana kepiawaiannya dengan teknologi Internet, bahkan secara rutin mantan ketua Mahkaman Konstitusi ini memberi kuliah kepada mahasiswanya yang ada di seluruh indonesia secara online melalui jalur Internet.</p>
<p>CIO Telkom, Indra Utoyo sering hadir untuk memberikan wawasan mengenai perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Sebagai orang yang mendapat kepercayaan mengembangkan teknologi informasi di Telkom, ia tidak hanya memberi wawasan mengenai teknologi tetapi juga bagaimana memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://plasaindigo.com/2010/05/24/santri-indigo-di-garut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kerjasama Pengembangan Distribusi Digital</title>
		<link>http://plasaindigo.com/2010/05/22/kerjasama-pengembangan-distribusi-digital/</link>
		<comments>http://plasaindigo.com/2010/05/22/kerjasama-pengembangan-distribusi-digital/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 May 2010 18:27:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Indigo</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://plasaindigo.com/?p=166</guid>
		<description><![CDATA[Telkom Indonesia dan SK Telecom (Korea) telah menandatangani kerjasama pendirian perusahaan patungan yang bergerak dalam penyediaan konten digital serta penandatangan nota kesepahaman Peningkatan Produktivitas Industri (IPE, Industry Productivity Enhancement), di Seoul, Kamis lalu (20/5). Kerjasama ini memiliki arti penting bagi TELKOM yang sedang mengembangkan bisnis TIME (Telecommunication, Information, Multimedia dan Edutainment). Seperti tertuang dalam perjanjian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Telkom Indonesia dan SK Telecom (Korea) telah menandatangani kerjasama pendirian perusahaan patungan yang bergerak dalam penyediaan konten digital serta penandatangan nota kesepahaman Peningkatan Produktivitas Industri (IPE, Industry Productivity Enhancement), di Seoul, Kamis lalu (20/5). Kerjasama ini memiliki arti penting bagi TELKOM yang sedang mengembangkan bisnis TIME (Telecommunication, Information, Multimedia dan Edutainment).</p>
<p>Seperti tertuang dalam perjanjian kerjasama tersebut, SK Telecom dan TELKOM, sepakat mendirikan perusahaan patungan (Joint Venture Company) yang bergerak dalam bidang Digital Content Exchange Hub (DCEH) di Indonesia. SK Telecom menguasai 49% saham dari total investasi senilai tidak kurang Rp 100 miliar. Sedangkan TELKOM melalui anak perusahaannya METRA akan menguasai 51% saham dan akan mengambil peran dalam pemasaran lokal, penjualan, jaringan, penagihan dan bundling product.</p>
<p>DCEH adalah jenis baru hub untuk mendistribusikan konten digital, seperti file musik, permainan dan klip video yang akan dapat diakses tidak hanya oleh konsumen tetapi juga toko musik online dan operator telepon baik yang berbasis kabel maupun selular. DCEH diharapkan dapat menetapkan tren baru dalam menkonsumsi konten di kalangan pengguna Indonesia, karena menggunakan teknologi canggih dan fitur yang mudah digunakan pengguna.</p>
<p>SK Telecom selain menyediakan keahlian manajemen yang solid dalam membangun platform bisnis DCEH juga akan menyediakan konten digital. Sementara TELKOM akan memanfaatkan posisinya sebagai pemain utama industrti telekomunikasi untuk menguasai pasar konten digital.</p>
<p>Selain itu, melalui nota kesepahaman yang ditandatangani bersamaan dengan kerjasama tersebut disepakati untuk melanjutkan kerjasama bilateral dalam mewujudukan inisiatif bisnis IPE di Indonesia, yakni mengkaji beberapa layanan/solusi untuk enterprises dan Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia. Kedua perusahaan, melalui nota kesepahaman tersebut akan terus melakukan kerjasama bisnis secara menyeluruh dengan mengembangkannya ke area bisnis lainnya.</p>
<p>Dong-Seob Jee, Executive Vice President of SK Telecom’s IPE Business Division mengatakan kerja sama dengan Telkom adalah prestasi luar negeri pertama bagi SK Telecom yang diharapkan dapat menjadi landasan untuk lebih mengembangkan bisnis global IPE SK Telecom. Sedangkan Direktur Utama TELKOM, Rinaldi Firmansyah mengatakan, Kontrak DCEH untuk mendirikan bisnis baru dengan SK Telecom dan penandatanganan MOU IPE adalah langkah pertama menuju kerjasama yang lebih luas antara kedua perusahaan. “Saya berharap TELKOM dan SK Telecom, menjadikan DCEH sebagai momentum awal untuk membuka kerjasama dalam bentuk lain, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga seluruh wilayah Asia,” ujarnya. “Perjanjian yang ditandatangani hari ini akan menciptakan sinergi dengan strategi TIME kami, untuk memberikan nilai lebih kepada pelanggan kami,” tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://plasaindigo.com/2010/05/22/kerjasama-pengembangan-distribusi-digital/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>i-Chat untuk SLB Tunarungu</title>
		<link>http://plasaindigo.com/2010/04/17/i-chat-untuk-slb-tunarungu/</link>
		<comments>http://plasaindigo.com/2010/04/17/i-chat-untuk-slb-tunarungu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Apr 2010 17:57:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Indigo</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://plasaindigo.com/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[Telkom meluncurkan sebuah aplikasi yang akan membantu masyarakat dalam proses pembelajaran bahasa bagi anak berkebutuhan khusus dalam hal pendengaran di Indonesia. Peluncuran aplikasi dan portal yang diberi nama i-CHAT tersebut dilakukan di Menara RDC Telkom di Bandung (16/4) oleh Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah. i-CHAT (I Can Hear And Talk) diluncurkan sebagai salah satu wujud [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Telkom meluncurkan sebuah aplikasi yang akan membantu masyarakat dalam proses pembelajaran bahasa bagi anak berkebutuhan khusus dalam hal pendengaran di Indonesia. Peluncuran aplikasi dan portal yang diberi nama i-CHAT tersebut dilakukan di Menara RDC Telkom di Bandung (16/4) oleh Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah.</p>
<p>i-CHAT (I Can Hear And Talk) diluncurkan sebagai salah satu wujud komitmen Corporate Social Responsibility Telkom, dan merupakan bagian dari program Bagimu Guru Kupersembahkan yang bertujuan membantu meningkatkan kapasitas para guru di Indonesia. Sasaran akhir dari peluncuran aplikasi dan portal i-CHAT adalah tersedianya media bagi komunitas tunarungu di Indonesia untuk berinteraksi dan berbagi ilmu pengetahuan, serta tersedianya metode pembelajaran bahasa, sehingga mereka yang berkebutuhan khusus dalam hal pendengaran ini mampu berkomunikasi, bersosialisasi, tumbuh dan berkembang secara baik dan optimal.</p>
<p>Menurut Senior General Manager RDC Telkom, Mustapa Wangsaatmaja, gagasan menciptakan teknologi yang ditujukan untuk kalangan berkebutuhan khusus tersebut didasarkan pemikiran bahwa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mampu memberikan manfaat besar bagi seluruh umat manusia, baik mereka yang normal maupun berkebutuhan khusus. Manfaat tersebut tentu saja diharapkan dapat membuat kualitas hidup dan kehidupan manusia Indonesia menjadi lebih baik.</p>
<p>Menyusul peluncurannya, Telkom melakukan pelatihan singkat tentang aplikasi i-CHAT kepada 50 puluh guru dari berbagai SLB yang ada di Bandung dan Jawa Barat yang penyelenggaraannya dilakukan bersamaan dengan pelatihan reguler Bagimu Guru Kupersembahkan. Pelatihan serupa juga akan diselenggarakan di beberapa kota lainnya.</p>
<p>Di Indonesia, saat ini terdapat tidak kurang dari 419 SLB Tunarungu. Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah SLB terbanyak, yaitu 138 SLB, disusul Jakarta (45), Jawa Timur (40), Sulawesi Selatan (35), Jawa Tengah (22), dan SLB-SLB di 20 propinsi lainnya (139).</p>
<p>Aplikasi i-CHAT dibuat dalam dua mode yaitu mode offline, dimana user harus melakukan instalasi program pada komputer dan mode online di mana user dapat menjalankan aplikasi dengan mengakses situs i-CHAT di http://www.i-chat.web.id. Program i-CHAT saat ini terbagi dalam 5 modul utama yaitu modul kamus, modul isyarat abjad jari, modul isyarat bilangan, modul tematik, dan modul menyusun kalimat. (Modul 1-4 bersumber dari buku “Cara Mudah Belajar SIBI (Sistem Isyarat Bahasa Indonesia)” yang diterbitkan oleh FNKTRI.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://plasaindigo.com/2010/04/17/i-chat-untuk-slb-tunarungu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DJUS April 2010</title>
		<link>http://plasaindigo.com/2010/04/09/djus-april-2010/</link>
		<comments>http://plasaindigo.com/2010/04/09/djus-april-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Apr 2010 06:32:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Indigo</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[DJUS]]></category>
		<category><![CDATA[Gathering]]></category>
		<category><![CDATA[MIKTI]]></category>
		<category><![CDATA[Music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://plasaindigo.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Digital Joint Update Session (DJUS) adalah gathering rutin industri kreatif digital, yang diselenggarakan oleh MIKTI, dengan menampilkan presentasi dari pelaku industri kreatif TIK yang berkenaan dengan produk yang sedang atau telah dikembangkannya, dengan segala inovasi, keunikan, potensi pasar, dan peluang kerjasamanya. DJUS Ke-6 secara khusus akan diselenggarakan di Kota Bandung dengan mengangkat tema mengenai Digital Music. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong tumbuhnya industri musik digital dan terjadinya kolaborasi dengan industri digital lainnya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Digital Joint Update Session (DJUS) adalah gathering rutin industri kreatif digital, yang diselenggarakan oleh MIKTI (Masyarakat Industri Kreatif TIK Indonesia), dengan menampilkan presentasi dari pelaku industri kreatif TIK yang berkenaan dengan produk yang sedang atau telah dikembangkannya, dengan segala inovasi, keunikan, potensi pasar, dan peluang kerjasamanya.</p>
<p>DJUS Ke-6 secara khusus akan diselenggarakan di Kota Bandung dengan mengangkat tema mengenai Digital Music. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong tumbuhnya industri musik digital dan terjadinya kolaborasi dengan industri digital lainnya.</p>
<p>Narasumber:</p>
<ul>
<li><strong>JODI HANDOYO</strong>. Seorang musisi dan produser musik yang banyak memanfaatkan teknologi digital dalam proses penciptaan karyanya. Alumni IKJ dan Musician institute &#8211; Hollywood California ini mendirikan sebuah recording studio berlabel JH Swarahati Studio</li>
<li><strong>GRAHADEA KUSUF</strong>. Seorang musisi sekaligus teknopreneur di industri musik digital. Pendiri InfiniteLabs, mixing and mastering studio &#8211; www.theinfinitelabs.com; Produser dan personil Homogenic Band; Pengembang software musik digital &#8211; www.kuassa.com</li>
</ul>
<p>Acara akan diselenggarakan pada:</p>
<ul>
<li>Telkom R&amp;D Center, Gedung Menara Lt. 5, Jl. Gegerkalong Hilir No. 47, Bandung</li>
<li>Sabtu, 10 April 2010</li>
<li>Pukul 13.30 – 17.00 WIB</li>
</ul>
<p>Jadwal kegiatan adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>13.30 – 14.00      Registrasi</li>
<li>14.00 – 14.10      Sambutan Ketua Umum MIKTI, Indra Utoyo</li>
<li>14.10 – 14.30      Sambutan dan Pembukaan Kadis Indag Jabar</li>
<li>14.30 – 14.50      Presentasi I: Jodi Handoyo</li>
<li>14.50 – 15.20      Tanya Jawab I</li>
<li>15.20 – 15.30      Presentasi Indigo: Kuncoro Wastuwibowo</li>
<li>15.30 – 16.00      Presentasi II: Grahadea Kusuf</li>
<li>16.00 – 16.30      Tanya Jawab II</li>
<li>16.30 – 17.00      Sharing Session</li>
</ul>
<p>Sampai jumpa di Bandung!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://plasaindigo.com/2010/04/09/djus-april-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Santri Indigo di Pesantren Gontor</title>
		<link>http://plasaindigo.com/2010/03/24/santri-indigo-di-pesantren-gontor/</link>
		<comments>http://plasaindigo.com/2010/03/24/santri-indigo-di-pesantren-gontor/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Mar 2010 06:42:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Indigo</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gontor]]></category>
		<category><![CDATA[Santri Indigo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://plasaindigo.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Telkom Indonesia dan Republika kembali menggelar Program Corporate Social Responsibility (CSR) Santri Indigo. Kegiatan Tahap II Angkatan 4 ini dikemas dalam sebuah pelatihan Internet “Wahana Syiar Digital” yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Modern Gontor, Ponorogo tanggal 23-24 Maret 2010. Pelatihan diikuti oleh santri kelas 11 keatas didampingi ustadznya dari berbagai pondok pesantren di Ponorogo. CSR [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Telkom Indonesia dan Republika kembali menggelar Program Corporate Social Responsibility (CSR) Santri Indigo. Kegiatan Tahap II Angkatan 4 ini dikemas dalam sebuah pelatihan Internet “Wahana Syiar Digital” yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Modern Gontor, Ponorogo tanggal 23-24 Maret 2010. Pelatihan diikuti oleh santri kelas 11 keatas didampingi ustadznya dari berbagai pondok pesantren di Ponorogo.</p>
<p>CSR Santri Indigo ini mendorong umat Muslim, khususnya para santri dan ustadz agar berdakwah di internet. Maka dari itu para santri dilatih membuat weblog, diajarkan teknik menulis yang baik dan benar, diberi wawasan teknologi informasi, dan berbagai motivasi dari para pakar. Pelatihan internet mendatangkan pengajar dari pakar informasi, akademisi, profesional, dan praktisi media.</p>
<p>Operational Senior Manager Unit Information System Reginal V TELKOM, Lukman Hakim dalam sambutannya mengatakan pengetahuan yang diperoleh dari ini bisa ditularkan ke komunitas pesantren lainnya. Para peserta juga bisa mengakses bermacam konten game, edukasi, musik dan animasi melalui situs Indigo di Pasarkreasi.com serta bergabung dalam komunitas Indigo.</p>
<p>“TELKOM memberikan reward Indigo Fellowship dan Indigopreneur untuk anggota komunitas yang berprestasi setahun sekali. Selain itu ada penghargaan TELKOM Smart Campus Award khusus untuk sekolah yang membuat blog yang dinilai sangat bermanfat bagi pendidikan dan masyarakat umum,” ungkap Lukman.</p>
<p>Pimpinan Ponpes Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal menjelaskan bahwa Pondok Pesantren yang dibinanya ini sejak awal berjiwa modern dan berwawasan ke depan. “Ciri-ciri kemodernan adalah integrated thinking. Berfikir maju. Salah satunya adalah menerima adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Ponpes Gontor tidak dikotomis. Lagipula iptek bagian dari ajaran Islam. Ciri-ciri kemodernan yang lain adalah sistematis, terorganisir, menghargai waktu, dan berkeadilan sosial,” tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://plasaindigo.com/2010/03/24/santri-indigo-di-pesantren-gontor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

